Home > Manajemen Investasi dan Pasar Modal > Aplikasi SPSS dalam Perhitungan Beta Koreksian: Metode Dimson

Aplikasi SPSS dalam Perhitungan Beta Koreksian: Metode Dimson

A. Pendahuluan

Penulisan artikel ini bertujuan untuk menjawab satu dari sekian banyak pertanyaan mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir, baik skripsi maupun tesis. Pertanyaan dimaksud adalah “Bagaimana menghitung Beta koreksian menurut Dimson?”.

Formula:


B. Contoh Kasus

Untuk 1 periode lag dan lead:

Misalkan Taufik adalah seorang mahasiswa, ia ingin mengetahui besarnya beta koreksian PT Bumi Resource, Tbk berdasarkan metode Dimson dengan periode waktu pengamatan selama 24 bulan (Juli 2007 – Juni 2009).

Data ambil di sini Harga Saham, Return Bumi, dan Lead dan Lag Return IHSG

C. Aplikasi SPSS 17.0

  1. Klik Variabel View, kemudian pada kolom Name baris pertama ketik R_Bumi dan baris kedua sampai dengan baris keempat ketik masing-masing R_IHSG_1, R_IHSG_0, dan R_IHSG1. Pada kolom Decimal, ubah nilai menjadi 3 untuk semua variabel. Sedangkan untuk kolom-kolom lainnya boleh dihiraukan (isian default).
  2. Buka halaman data view dengan klik Data View, maka didapat kolom variabel R_Bumi R_IHSG_1, R_IHSG_0, dan R_IHSG1. Kemudian ketikkan data sesuai dengan variabelnya.
  3. Klik Analyze à Regression à Linear. Akan muncul jendela Linier Regression.
  4. Klik variabel R_BUMI dan masukkan ke bagian Dependent, kemudian klik variabel R_IHSG_1, R_IHSG_0, dan R_IHSG1 ke kotak  Independent.
  5. Klik Statistics, maka akan muncul jendela Linear Regression: Statistics.
  6. Pada jendela tersebut aktifkan Estimates, Convidence intervals, dan Model fit, dan Part and Partial Correlations.
  7. Klik Continue lalu klik OK, maka output SPSS 17.0 pada bagian Coefficients sebagai berikut:

Dari hasil tersebut terlihat bahwa koefisien konstanta adalah sebesar 0,030, nilai koefisien R_IHSG_1 adalah sebesar 0,710, koefisien R_IHSG_0 adalah sebesar 1,333, dan koefisien R_IHSG1 adalah sebesar 0,630. Dengan hasil tersebut maka persamaan regresi yang bisa dibentuk adalah sebagai berikut:

Rit = 0,030 + 0,710 R_IHSG_1 + 1,333 R_IHSG_0 + 0,630 R_IHSG1

D. Perhitungan Beta koreksian Dimson

Berdasarkan persamaan regresi berganda tersebut, maka Beta koreksian menurut Dimson untuk satu periode lag dan lead dapat dihitung sebagai berikut:

βi= 0,710 + 1,333 + 0,630

βi = 2,673

Jadi, besarnya Beta koreksian PT Bumi Resource Tbk dengan menggunakan model Dimson adalah sebesar 2,673.

Demikian penjelasan dari saya, semoga bermanfaat!!!

Download artikel lengkap, klik di sini

Catatan:

*)   Saya dengan senang hati menerima kritik dan saran yang membangun. Kritik dan saran tersebut dapat dikirimkan ke alamat e-mail: abdhadi70@gmail.com atau klik kontak saya di halaman webblog Hadi Management: http://www.hadiborneo.wordpress.com

Daftar Pustaka:

  1. Jogiyanto Hartono, 2010, Teori Portofolio dan Analisis Investasi, BPFE, Yogyakarta.
  2. Eduardus Tandelilin, 2010, Portofolio dan Investasi – Teori dan Aplikasi, Kanisius, Yogyakarta.
  3. Nawari, 2010, Analisis Regresi dengan MS Excell 2007 dan SPSS 17, PT Elex Media Komputindo, Jakarta.
  1. julita
    December 3, 2013 at 4:41 pm

    pak, apakah metode dimson bisa dipakai untuk data saham harian? dan bagaimana inpu nya di bagian data view spss? saya masih bingung kalau mau input data return harian menggunakan spss karena contoh yang bapak berikan hanya berupa data bulanan

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: