Home > Manajemen Investasi dan Pasar Modal > Prosedur Studi Peristiwa (Event Study Procedure)

Prosedur Studi Peristiwa (Event Study Procedure)

finance_stock_market_238814_m

Prosedur Studi Peristiwa

  1. Mengidentifikasi bentuk, efek, dan waktu peristiwa (i) peristiwa apa yang memiliki nilai informasi; (ii) apakah nilai informasi peristiwa memiliki efek negatif atau positif terhadap return tak normal perusahaan tertentu; dan (iii) bilamana peristiwa terjadi atau dipublikasi.
  2. Menentukan rentang waktu studi peristiwa termasuk periode estimasi dan periode peristiwa.
  3. Menentukan metode penyesuaian return yang digunakan untuk menghitung return tak normal.
  4. Menghitung return tak normal di sekitar periode peristiwa (beberapa waktu sebelum dan sesudah pengumuman peristiwa terjadi).
  5. Menghitung rata-rata return tak normal dan return tak normal kumulatif dalam periode peristiwa.
  6. Merumuskan hipotesis statistik.
  7. Menguji apakah return tak normal rata-rata atau return tak normal kumulatif yang telah dihitung pada langkah ke-5 berbeda dari return sesudah peristiwa.

Artikel Terkait

  1. Model Sesuaian Rerata (Mean Adjusted Model)
  2. Model Sesuaian Pasar (Market Adjusted Model)
  3. Model Jalan Acak (Random-Walk Model)
  4. Model Pasar (Market Model)
  5. Model CAPM (CAPM Model)
  6. Model Beta Nol (Zero Beta Model)
  7. Model Varian (Variance Model)
  8. Model-model Jamak (Multi Index Model)
  9. Model Portfolio Kontrol

Sumber Pustaka

  1. Eduardus Tandelilin, 2010, Portofolio dan Investasi: Teori dan Aplikasi, Kanisius, Yogyakarta.
  2. Jogiyanto HM, 2010, Studi Peristiwa: Menguji Reaksi Pasar Modal Akibat Suatu Peristiwa, BPFE, Yogyakarta.
  1. arinal khaqi
    November 12, 2016 at 2:38 pm

    Selamat siang pak , maaf saya mau nanya , saya kan sedang mlkukan penelitian mengenai resuffle cabinet jokowi kmren khususnya menteri keuangan , nah saya menggunakan periode estimasi 100 hari dan event period t-10 dan t+10 , nah pada prhitungan abnormal return yg biasanya dipake itu yg market model apa market adjusted model pak ?? Sama alesannya kenapa memilih model trsebut ?? Misalkan saya pake yg market adjusted model nah disitu kan dijelaskan klo tdk pelu memakai periode estimasi , sdngkan saya kan pake periode estimasi , itu tuh gmn yah pak maksutnya ,saya agak bngung dgn penjelasan teori trsebut pak , trima kasih sblumnya pak

  2. elyana
    October 11, 2016 at 4:08 pm

    Selamat siang pak..saya masih teramat bingung untuk mengitung abnormal return secara lengkapnya bagaimana ya pak? dan jika penelitian saya itu periodenya 5 tahun yaitu 2010-2014. untuk perhitungan event window yang efektif bagai mana cara saya mendapatkan periode estimasi. saya masih teramat bingung. mohon infonya ya pak bisa kirim ke email saya elyanarawani@gmail.com

  3. August 12, 2016 at 11:17 am

    Pak, saya mau bertanya kalau judul skripsi saya kan Analisis Pengaruh Efek liburan terhadap return IHSG periode 2012-2016 menggunakan event study, apakah bisa pak? Atau abnormal return itu hanya untuk saham-saham perusahaan saja? Terimakasih pak sebelumnya.

Comment pages
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: