Home > Manajemen Investasi dan Pasar Modal > Penentuan Portofolio Optimal: Constant Correlation Model

Penentuan Portofolio Optimal: Constant Correlation Model

finance_stock_market_238814_mTujuan penulisan artikel ini adalah untuk menjawab pertanyaan bagaimana menentukan portofolio optimal dengan menggunakan Constant Correlation Model?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, ikuti langkah-langkah berikut ini:

Langkah 1: Menghitung return saham dan rata-rata return saham

Return dari saham i dihitung dengan rumus berikut:

Sedangkan rumus untuk menghitung rata-rata return dari saham i adalah:

Langkah 2: Menghitung varians dan standar deviasi return saham

Varians return dari saham i dihitung dengan rumus berikut:

Sedangkan rumus untuk menghitung standar deviasi return dari saham i adalah:

Langkah 3: Menghitung Excess Return to Standard Deviation (ERSD)

Excess Return to Standard Deviation (ERSD) dari saham i dihitung dengan rumus berikut:

Langkah 4: Melakukan Pemeringkatan Saham

Saham-saham diurutkan dari nilai ERS tertinggi sampai nilai ERS yang terendah dan saham dengan nilai ERS negatif dikeluarkan sebagai calon kandidat.

Langkah 5: Menghitung Nilai Cut Off Rate

Cut off rate (Ci) dihitung dengan rumus berikut:

di mana:

Langkah 6: Menghitung Proporsi Dana

Untuk menentukan proporsi dana masing-masing saham yang membentuk portofolio optimal dihitung dengan rumus berikut:

di mana:

Langkah 7: Menghitung Return Portofolio dan Risiko Portofolio

Return portofolio saham dihitung dengan rumus berikut:

Sedangkan rumus untuk menghitung risiko portofolio adalah:

Sumber Pustaka:

  1. Angela Hei-Yan Leung, 2009. Portfolio Selection and Risk Management: An Introduction, Empirical Demonstration and R-Application for Stock Portfolios. Tesis. Master of Science in Statistics University of California. Los Angeles: http://theses.stat.ucla.edu/110/AngelaLeung.pdf
  2. Elto, E.J., & Gruber, M.J., Modern Portfolio Theory and Investment Analysis, 6th Edition, John Willey and Sons, NewYork, 2003.
  3. Kathy Kam, 2006. Portfolio Selection Methods: An Empirical Investigation. Master of Science in Statistics University of California. Los Angeles: http://theses.stat.ucla.edu/45/Kathy%20Kam%20Thesis.pdf
  1. November 25, 2012 at 9:30 pm

    To Meirisa,
    Rata-rata korelasi seluruh saham (rho atau rho bar) dihitung dengan menggunakan rumus spt yang sudah saya tulis di artikel ini, caranya: (1) buat matriks korelasi dengan menggunakan fungsi Data Analysis pada MS Excel, (2) nilai korelasi = 1 dikeluarkan, (3) Jumlah nilai korelasi satu sisi dari matriks korelasi yang telah dibuat, (4) kemudian, kalikan dengan 2, dan terakhir (5) Hasil perhitungan pada langkah ke-4 dibagi dengan n(n-1), selesai.

    Regards,
    Abdul Hadi
    FE Unlam Banjarmasin

  2. October 4, 2012 at 3:56 pm

    pak saya mau tanya nih. saya lagi nyusun skripsi tentang constant correlation model. pada saat pembentukan koefisien korelasi, data beta saham individu yang digunakan berdasarkan harian, mingguan, atau bulanan??? terus cara nyarinya gimana pak??? terima kasih

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: